1
Informasi dan Pengumuman
PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021

Upd: Rabu, 27 Mei 2020 | 23:22 WIB
  PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021 *Jalur Zonasi, Afirmasi, Perpindahan Orangtua/Wali Pendaftaran : 16 - 20 Juni 2020 Pengumuman : 26 Juni 2020 *Jalur Prestasi Akademik Nilai Raport, Prestasi ...
Marhaban Ya Ramadhan

Upd: Kamis, 23 April 2020 | 14:14 WIB
Marhaban Ya Ramadhan    Segenap Keluarga Besar SMPN 5 Kota Tangerang Selatan mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa.  Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam bulan suci ...
Ujian Sekolah Online SMPN 5 Tangerang Selatan

Upd: Kamis, 9 April 2020 | 21:43 WIB
  ...
Agenda Kegiatan Terbaru

Tanggal : 29/05/2019
INFO KELULUSAN UN 2018rnCetak tanda bukti kelulusan agar ...
Tempat : SMPN 5 TANGSEL
Tanggal : 28/05/2019
Kegiatan belajar Siraman Rohani Agama Islam rnMasuk 7.15 ...
Tempat : SMPN 5 TANGSEL
Agenda-agenda Lainnya..
Login Siswa & Guru
NIS. / User :
Password :
Sebagai : Guru/Siswa
Register |
Statistik Pengunjung
  Sedang Online     : 1 orang
  Visitor Hari ini
      : 19 visitor
  Total Visitor      
    : 101149 orang
  Tayangan hari ini
: 1146 kali
  Total Tayangan    : 3085079 kali

Kategori :    

Pentingnya Pendidikan Agama Sejak Dini


Ditulis pada hari Senin, 9 Februari 2015 | 01:59 WIB | Oleh : admin



Pendidikan Agama sangat penting ditanamkan kepada setiap anak didik kita sejak dini. Apapun agama yang dianut sangat vital dan urgen untuk diajarkan sejak dini.

Secara umum pendidikan berarti suatu proses transformasi yang dilakukan seseorang atau masyarakat ke generasi berikutnya, serta dilaksanakan secara sengaja, teratur, terstruktur dan dapat diukur atau diketahui hasilnya. Generasi berikut mendapat pendidikan secara formal dan informal, sehingga mereka bertumbuh secara intelektual, pengalaman keagamaan, serta memiliki sikap hidup yang baik.

Pendidikan merupakan usaha untuk memperlengkapi dan membimbing individu maupun kelompok, agar menjalankan tugas dan panggilan hidupnya secara efektif. Pendidikan bertugas untuk membangun kualitas manusia seutuhnya, serta segi-segi kehidupan fisik, intelek, moral, spiritual, dan sosio-kultural individu dan kelompok. Agaknya pola itu dianut oleh hampir semua bangsa di dunia.

Pada proses pendidikan -formal maupun informal- tersebut, ada yang bertugas sebagai guru dan berfungsi untuk mengajar. Guru merupakan komponen strategis dalam dunia pendidikan. Tugas dan perannya bukan hanya di sekolah atau kelas tetapi lebih luas serta kompleks, meliputi :

    pada bidang profesi, guru bertugas mendidik, mengajar, dan melatih; mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup; mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan iptek; melatih berarti mengembangkan ketrampilan-ketrampilan siswa
    dalam bidang kemanusiaan, di sekolah, guru berperan sebagai orang tua kedua, yang memberi dan membangun motivasi murid-muridnya untuk belajar serta menambah wawasan dalam berbagai haldalam bidang kemasyarakatan, guru harusnya memberlakukan setiap siswa seabagai anaknya sendiri. Karena hubungan sebagai anak-orang tua itu, guru dapat berperan lebih luas, misalnya sebagai seorang pendamping dalam berbagai pergumulan dan permasalahan yang ada pada diri siswa.

Pendampingan itu bertujuan agar siswa mampu mengatasi pergumulan dan permasalahannya. Dalam konteks ini, guru telah bertindak sebagai seorang konselor, dan siswanya adalah konseli. Semua paparan di atas inilah yang membangun minat penulis untuk memilih topik Guru PAI (Pendidikan Agama Islam)Sebagai Konselor.

Sebagai konselor, Guru PAI
    guru bertugas mendidik dan mengajar masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik serta bertanggung jawab.

Peran Guru dan Orang Tua sangat penting, guru harusnya memberlakukan setiap siswa seabagai anaknya sendiri. Karena hubungan sebagai anak-orang tua itu, guru dapat berperan lebih luas, misalnya sebagai seorang pendamping dalam berbagai pergumulan dan permasalahan yang ada pada diri siswa.

Pendampingan itu bertujuan agar siswa mampu mengatasi pergumulan dan permasalahannya. Dalam konteks ini, guru telah bertindak sebagai seorang konselor, dan siswanya adalah konseli. Semua paparan di atas inilah yang membangun minat penulis untuk memilih topik Guru PAI (Pendidikan Agama Islam)Sebagai Konselor.

Sebagai konselor, Guru PAI lebih bersifat pendampingan kepada siswanya. Pada konteks ini, guru dapat menjadi tempat meminta pendapat atau pun sebagai penguatan konsep diri siswanya tentang berbagai hal.

 

(Sumber Artikel Bagus)



Kategori : Religi | 2288 hits

<< Kembali ke Artikel



Jejak-jejak komentar visitor yang menyimak artikel ini (Total : 0 komentar)



* Silahkan berikan komentar anda seputar artikel yang kami sajikan di atas.

Nama Lengkap :

Kontak (No. HP atau Email) :

Komentar (max. 250 karakter) :


Masukkan Jumlah :